PENCAPAIAN INDIKATOR MUTU RS EMANUEL

PERIODE TRIWULAN III (JULI-SEPTEMBER 2019)

Sebagai perwujudan visi dan misi Rumah Sakit Emanuel untuk memberikan kesejahteraan lahir dan batin bagi semua orang melalui pelayanan yang utuh dan sebaik-baiknya diperlukan adanya penjaminan mutu atas pelayanan yang diberikan. Salah satu bentuk proses penjaminan mutu di RS Emanuel adalah pemantauan  terhadap kualitas  pelayanan rumah sakit  dengan  penetapan indikator mutu yang digunakan sebagai variabel untuk mengukur suatu perubahan menggunakan instrumen dan standar, baik yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan maupun dengan standar praktek terbaik yang diharapkan oleh RS Emanuel.

Ketepatan Identifikasi pasien

Grafik di atas menunjukan terjadi peningkatan ketepatan identifikasi pasien di RS Emanuel dengan pencapaian di bulan september sebesar 99,51 %, belum dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan yaitu 100 %. Namun demikian RS Emanuel telah melaksanakan perbaikan dalam upaya meningkatkan kepatuhan identifikasi pasien.

Emergency Response Time

Emergency Response Time (Waktu tanggap) adalah waktu yang dibutuhkan mulai pasien dilakukan Triage di IGD sampai mendapat pelayanan dokter.
Grafik di atas menunjukan bahwa pada bulan September 2019, pencapaian indikator mutu emergency respon time RS Emanuel memenuhi standar yang diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 100 %. RS Emanuel akan mempertahankan pencapaian yang ada

Penundaan operasi elektif

Penundaan operasi elektif adalah perubahan jadwal operasi yang direncanakan. Grafik di atas menunjukan bahwa pencapaian indikator penundaan operasi elektif RS Emanuel telah sesuai dan melebihi standar yang ada (<5 %) yang artinya tidak ada perubahan jadwal/ penundaan operasi elektif di RS Emanuel.

Waktu lapor hasil tes kritis Laboratorium

Grafik di atas menunjukan bahwa pencapaian indikator waktu lapor hasil tes kritis laboratorium RS Emanuel telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 100 %. Semua hasil kritis telah dilaporkan tepat waktu oleh petugas Laboratorium.

Kepatuhan cuci tangan oleh petugas

Kepatuhan cuci tangan adalah kepatuhan para dokter, perawat dan petugas pemberi asuhan lainnya untuk cuci tangan sesuai prosedur WHO pada 5 moment kebersihan tangan.
Grafik di atas menunjukan bahwa pencapaian indikator kepatuhan penggunaan formularium nasional RS Emanuel sudah memenuhi target yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu ≥85%.

Kepatuhan upaya pencegahan cidera karena jatuh

Grafik di atas menunjukan bahwa pencapaian indikator di bulan september sudah memenuhi namun mendekati capaian standar yang telah ditetapkan (100%).

Kepuasan pasien dan keluarga

Grafik menunjukkan bahwa pencapaian indikator kepuasan pasien dan keluarga melebihi standar yang ada, sehingga pencapaiannya perlu dipertahankan.

Pasien IMA yang tidak mendapatkan terapi aspirin di RS

Grafik menunjukan bahwa pencapaian indikator di RS Emanuel telah memenuhi standar atau target yang ditetapkan yaitu 0%. Tidak ada pasien dengan Infarction Myocardial Acute (IMA) yang tidak mendapatkan terapi aspirin di RS Emanuel, semua pasien sudah mendapatkan terapi aspirin <24 jam.

Angka pemberian obat antihipertensi yang diberikan secara injeksi intravena pada pasien dengan hipertensi emergency dan urgency

Grafik di atas menunjukan bahwa pencapaian indikator mutu RS Emanuel sudah memenuhi target yang diharapkan yaitu 100 %. Semua pasien dengan hipertensi emergency dan urgency telah mendapatkan terapi obat antihipertensi secara injeksi intravena.

Angka kelengkapan pengisian daftar tilik keselamatan bedah di kamar operasi

Grafik di atas menunjukan bahwa pencapaian indikator mutu RS Emanuel sudah sesuai dengan standar yang diharapkan yaitu 100%. Daftar tilik keselamatan bedah di ruang kamar operasi telah terisi lengkap.